Oleh Oleh Khas Jogja – Siapa sich yang tidak mengenal dengan Yogyakarta atau Jogja? Wilayah spesial ini merupakan salah satunya destinasi berlibur favorite di Indonesia. Tidak cuma pelancong domestik, pelancong luar negeri juga suka berjalan-jalan ke Jogja. Nah sepulang berlibur dari Jogja, tidak komplet rasa-rasanya tanpa ada bawa oleh-oleh untuk dibawa pulang. Berikut 18 daftar komplet oleh oleh khas Jogja yang harus kamu beli untuk beberapa orang terkasih.

Referensi Oleh Oleh Khas Jogja

1. Bakpia Pathuk, Si Mungil yang Lezat

Belum ke Jogja namanya jika pulang tidak bawa serta oleh-oleh bakpia. Kue yang dibuat dari kombinasi kacang hijau, gula, selanjutnya dibungkus dengan tepung ini benar-benar disenangi oleh beberapa wisatawan. Tidak cuma enak, langkah makannya juga praktis. Pengembangan juga terus dikerjakan untuk bikin oleh oleh khas Jogja ini makin disukai golongan milenial.

Bukan hanya rasa kacang hijau, sekarang bakpia telah ada yang rasa cokelat, durian, keju, red velvet, sampai green tea. Perubahan ini benar-benar cepat bila mengingat dahulunya kue yang dikuasai budaya China ini cuma dibuat dalam jumlahnya terbatas di sebuah desa namanya Pathuk pada awal era ke-20.

Minimal ada empat brand bakpia yang tetap jadi target pelancong sampai sekarang. Salah satunya Bakpia 25, Merlino, Citra Premium, dan Kurnia Sari. Mana yang umumnya kamu beli untuk oleh-oleh?

2. Pengembangan Modern: Bakpia Kukus Tugu Jogja

Bila kamu jemu dengan bakpia biasa, coba beli oleh-oleh Bakpia Kukus Tugu Jogja. Bedanya dengan bakpia pathuk ialah teksturnya lebih lembut dibagian luar atau dalam. Bakpia modern ini sedang naik daun sebab keunikannya. Satu kotak isi 10 harganya dari mulai Rp25.000. Variasi rasa-rasanya lumayan banyak, ada kacang hijau, kacang merah, keju, dan cokelat.

3. Gudeg Kalengan, Makanan Ciri khas Jogja yang Unik

Kuliner khas apa yang paling sama dengan Yogyakarta? Ya, gudeg! Olahan nangka muda yang dibuat dengan santan dan diberikan bersama dengan sambal goreng krecek ini benar-benar gampang diketemukan di Kota Pelajar. Rasa-rasanya yang khas membuat gudeg tetap dicari oleh pelancong. Oleh karenanya, janganlah sampai terlewati beli oleh-oleh gudeg dari Yogyakarta.

Sekarang, gudeg bukan hanya dipasarkan berbentuk besek atau kendil. Kuliner Yogyakarta ini makin gampang dibawa pulang sebab ada berbentuk kalengan. Waktu kedaluwarsanya lumayan lama, yaitu sampai setahun tanpa ada kurangi cita rasa-rasanya. Jadi, tidak butuh cemas gudeg yang kamu bawa serta basi diperjalanan.

4. Walang Goreng, Cemilan Unik dari Gunungkidul

Oleh-oleh Jogja ini dapat disebut cukup berlebihan. Bagaimana tidak, walang goreng khas Gunungkidul ini merupakan cemilan belalang goreng. Tidak ada kelirunya mencicip dan bawa pulang walang goreng jadi oleh-oleh Jogja. Tentu hebat menikmatinya bersama dengan keluarga atau rekan-rekan.

Jangan takut, walang goreng rasa-rasanya enak kok. Oleh-oleh ini dapat juga jadikan jadi lauk lezat yang kaya kandungan protein. Ada tiga pilihan rasa yang dapat kamu pilih, yakni gurih, pedas, dan bacem. Harga bermacam, tetapi rata-rata Rp30.000 untuk satu toples.

5. Keripik Welut, Olahan Belut yang Lezat

Yogyakarta populer dengan kebudayaannya yang kental. Bila kamu tertarik belajar kebudayaan Jogja lebih dalam, hadir saja ke 10 desa wisata paling baik di Jogja. Nah saat ingin pulang, janganlah lupa berbelanja keripik welut.

Mampirlah ke Pusat Kuliner Belut Godean, Sleman yang memiliki jarak sekitar 8 km. dari pusat kota. Di sini, kamu dapat temukan beberapa puluh penjual keripik welut (belut) yang renyah dan lezat. Harga sekitar Rp70.00/kg, bergantung ukuran dan kombinasi tepungnya. Pusat kuliner ini jual olahan belut yang lain, seperti mangut welut, pepes welut, sego welut, sampai sambal penyet welut. Yummy!

6. Geplak, Bola Warna-warni yang Manis

Terdapat beberapa pilihan cemilan manis khas Jogja yang dapat kamu bawa serta pulang, diantaranya ialah geplak. Makanan khas wisata Bantul ini ialah kue warna-warni yang dibuat dari parutan kelapa dan gula merah atau gula pasir. Memiliki bentuk yang unik dan rasa-rasanya yang khas membuat makanan ini disenangi oleh warga.

Geplak umumnya dikemas di wadah yang dibuat dari anyaman bambu. Awalannya, geplak cuma dibikin dalam dua warna, yakni putih dan cokelat. Untuk warna putih umumnya menggunakan gula tebu, sedangkan yang berwarna cokelat dibuat dari gula jawa. Bersamaan perubahan jaman, ada kreasi baru dari sisi warna sampai rasa. Sekarang geplak ada yang berwarna merah, kuning, dan hijau. Rasa-rasanya beberapa macam, ada jahe, strobery, sampai durian.

7. Yangko, Mocinya Jogja

Yangko ialah makanan tradisionil warna-warni yang dibuat dari tepung ketan dan dibalut tepung dibagian luarnya. Memiliki bentuk kotak dan rasa-rasanya condong manis dan benar-benar khas. Dapat disebut, yangko ialah mocinya Jogja sebab mempunyai struktur yang lembek dan kenyal. Pernah coba belum? Janganlah lupa beli oleh-oleh ini waktu berlibur ke Jogja, ya.

8. Legitnya Salak Pondoh di Sleman

Tidak cuma cemilan saja, oleh-oleh Jogja yang lain ialah buah salak pondoh. Sleman, terutamanya di lereng Gunung Merapi, sudah lama diketahui jadi tempat budi daya salak pondoh. Khasnya , kamu bisa menuai buah salak sendiri untuk dibawa pulang atau dikonsumsi langsung. Rasa-rasanya manis dan fresh, pas jadikan jadi oleh-oleh Jogja.

Beberapa waktu akhir-akhir ini, terdapat beberapa artis yang terjun di dunia kuliner dan oleh-oleh. Salah satunya yang bertumbuh di Jogja ialah Jogja Scrummy. Kuliner punya Dude Herlino ini tetap ramai didatangi konsumen. Produknya sendiri merupakan gabungan brownis kukus dan puff pastry berlapis cream dengan bentuk persegi panjang.

Buat yang ingin tahu, silahkan coba sendiri untuk menunjukkan kelezatannya. Ada rasa cokelat, keju, mangga, srikaya, sampai karamel yang dapat kamu pilih.

10. Cokelat Monggo, Cokelat Asli Indonesia

Senang cokelat? Janganlah lupa boyong Cokelat Monggo untuk oleh-oleh. Monggo menggunakan cokelat asli Indonesia dari Jawa, Sumatera, dan Sulawesi. Mutunya tidak kalah dengan cokelat lezat khas Belgia. Produk ini dibikin oleh sekumpulan masyarakat lokal dan ekspatriat asal Belgia. Inspirasi ini ada sebab kurangnya cokelat batangan bermutu di Indonesia.

Cokelat yang lahir pada tahun 2005 ini mempunyai banyak variasi rasa, seperti susu, karamel, strobery, durian, mangga, sampai rasa cabai merah! Wow, unik sekali ya. Kelebihan oleh-oleh Jogja ini ialah menggunakan premium dark chocolate sampai 69 %. Janganlah lupa singgah ke Kotagede bila ingin berkunjung ke pabrik intinya.

11. Tasuba, Pilihan Oleh-Oleh dari Jogja

Mungkin jarang-jarang yang beli tasuba jadi oleh-oleh dari Jogja. Tasuba alias tahu bakso lebih sama dengan Semarang, tetapi kamu masih dapat menemukannya di Yogyakarta. Cemilan lezat ini dapat bertahan sampai 6 bulan walau tanpa ada pengawet hingga benar-benar pas jadikan oleh-oleh. Harga sekitar Rp32.000 dengan isi 5-10 buah. Tertarik coba?

12. Mamahke Jogja Punya Zaskia Adya Mecca

Bila Dude Herlino memiliki Jogja Scrummy, Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo memiliki Mamahke Jogja. Formasi, bentuk, dan teksturnya sebetulnya hampir sama juga dengan Jogja Scrummy. Tetapi, variasi rasa yang ditawarkan lebih modern, seperti green tea, cokelat pisang, cokelat keju, tiramisu, red velvet, dan kacang hijau. Harga sekitar Rp50.000/kotak.

Tidak hanya makanan, kamu dapat juga beli cenderamata barang jadi oleh-oleh. Salah satunya yang jangan ditinggalkan ialah berbelanja batik sepanjang berlibur di Yogyakarta. Referensi tempat beli batik di Jogja banyak. Dari mulai Pasar Beringharjo, Malioboro, Kampung Batik Giriloyo, dan Kampung Batik Ngasem.

Tidak cuma berbentuk kain, kamu dapat juga beli batik yang telah jadi baju, dres, celana, daster, sampai tas. Ditanggung tidak senang beli satu saja!

Malioboro, tempat yang satu ini merupakan destinasi yang harus kamu kunjungi waktu berlibur ke Jogja. Banyak toko dan penjual yang tawarkan beberapa pilihan cenderamata dan pernak-pernik di sini. Surga sekali buat kamu yang menyukai berbelanja. Ada tas, pakaian, batik, kalung, cincin, gelang, mainan kayu, sampai cendera mata yang lain.

Cenderamata di Malioboro benar-benar pas diborong untuk diberikan ke saudara, rekan, sampai keluarga. Ditanggung gak buat kantong bobol sebab harganya murah!

15. Barang Antik di Pasar Beringharjo

Tidak hanya Malioboro, kamu dapat melipir sedikit untuk beli barang antik di Pasar Beringharjo. Pasar ini jual koin lama, porselen, patung-patung dewa, perlengkapan jaman dahulu, sampai arca. Serta kamu dapat temukan setrika uap dan beberapa benda unik yang lain di sini. Harga berteman. Janganlah lupa ditawar dahulu sebelum dibawa pulang, ya.

16. Gerabah Kasongan, Kerajinan Tanah Simak yang Antik

Bila kamu senang barang antik, janganlah lupa beli gerabah kasongan jadi cendera mata dari Jogja. Guci, patung, vas bunga, teko, sampai kerajinan tanah liat yang lain dapat kamu jumpai dengan gampang di Jalan Raya Kasongan (Desa Wisata Kasongan). Pengunjung dapat juga sekaligus lihat proses pengerjaan gerabah dengan cara langsung di sini. Hebat, kan?

17. Cenderamata Perak Kota Gede

Bila daerah Kasongan diketahui dengan seni gerabah, Kotagede terkenal sebab kerajinan seni peraknya. Potensi mengukir, memproses, dan menempa perak telah dikendalikan masyarakat Kotagede dengan turun temurun. Kamu dapat beli bermacam kerajinan dan cenderamata perak di sini, seperti kalung, anting, cincin, serta miniatur patung dari perak. Mutunya juga benar-benar baik, serta telah di-export ke luar negeri.

Harga sendiri beragam, bergantung motif, ukuran, dan tingkat kesukaran membuatnya. Tertarik membelinya untuk kekasih terkasih?

18. Kaos Dagadu yang Ikonik

Aduh, waktu ingin pulang tidak beli kaos Dagadu dahulu sich? Kaos brand Dagadu ini harum namanya di golongan pelancong. Beberapa pilihan kaos dengan gambar dan jargon yang unik dapat kamu beli di sini. Benar-benar pas jadikan jadi kenangan dari Jogja. Tidak hanya kaos, ada pula gantungan, sandal, dan stiker.

Itu 18 oleh oleh khas Jogja yang harus kamu beli dan kamu bawa serta pulang. Ditanggung enak, murah, dan unik-unik sekali deh. jadi makin tidak sabar ya untuk pergi berlibur ke Jogja?