Tempat Wisata Rohani bagi umat Kristen Katholik di Jogja yang indah, asri, tenang dan damai untuk merenung dan berdoa memohon pada Tuhan

Yogyakarta merupakan kota yang istimewa. Banyak sebutan untuk Kota Jogja ini, seperti kota pelajar, kota budaya, kota perjuangan, kota gudeg dan kota pariwisata. Banyak sekali tempat-tempat wisata yang selalu ramai dengan pengunjung. Ada wisata alam seperti pantai, gunung, air terjun, pemandangan pengunungan, waduk dan masih banyak lainnya. Ada juga wisata kuliner, wisata sejarah, wisata pendidikan dan wisata religi.

Bagi umat Kristen Katolik di Indonesia yang menghendaki berwisata religi atau wisata rohani, Jogja bisa menjadi tempat yang direkomendasikan. Karena di Jogja banyak terdapat tempat- tempat suci seperti gereja dan Gua Maria yang bisa digunakan untuk berdo’a, merenung dan mencari ketenangan.

Berikut Tempat Wisata Rohani di Jogja:

1. Gua Maria Sendangsono

Gua Maria Sendangsono merupakan tempat wisata rohani Katholik di Jogja yang paling terkenal. Sendangsono terletak di sebelah barat laut Kota Jogja tepatnya di Dusun Semagung, Desa Banjaroya, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Tempat wisata rohani ini sangat ramai dikunjungi karena memiliki mata air dari pohon sono yang konon mata air ini bisa menyembuhkan berbagai penyakit bagi siapa yang meminumnya.

Pada tahun 1904, Romo Van Lith datang untuk membaptis 173 warga Kalibawang dengan air sendang. Tahun 1929 Sendangsono resmi dibuka sebagai tempat ibadah dan peziarahan oleh Romo JB Prennthaler SJ. Pembangunan dirancang oleh Romo YB Mangunwijaya yang juga sebagai budayawan, dengan arsitektur yang akrab dengan lingkungan sehingga kompleks Sendangsono sangat indah, hingga dijuluki sebagai Loudes-nya Indonesia.

Gua Maria Sendangsono bisa menjadi pilihan terbaik untuk dijadikan tujuan utama tempat ziarah di Yogyakarta karena tempatnya yang terletak di Perbukitan Menoreh yang sangat sejuk dan alami. Di tempat wisata rohani ini terdapat gemericik air sungai mengalir, menambah keindahan dan suasana yang begitu asri.

2. Gua Maria Sendang Jatiningsih

Tempat wisata rohani Yogyakarta, Gua Maria Sendang Jatiningsih terletak 17 km di barat Kota Yogyakarta. Yaitu berada di Dusun Jitar, Desa Sumber Arum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Sesuai dengan namanya yaitu Jatiningsih, tempat wisata rohani Yogyakarta ini dipenuhi dengan pohon jati yang rindang. Lokasinya dekat Sungai Progo yang jauh dari polusi dan keramaian sehingga cocok untuk tempat berdoa atau melakukan perenungan, ditambah bunyi percikan air Sungai Progo, suasana akan semakin hikmat.

Seperti tempat ziarah Katholik lainnya, Gua Maria Sendang Jatiningsih memiliki sendang atau mata air yang disebut Tirta Wening Banyu Panguripan. Mata air ini dialirkan ke kran-kran yang dipasang di sekitar kompleks, sehingga peziarah bisa menggunakan untuk cuci muka atau bahkan bisa dibawa pulang ke rumah. Semua bangunan di kompleks tempat wisata rohani Yogyakarta ini dibangun dalam kesederhanaan,  berbentuk pendopo terbuka tanpa dinding dengan tiang kayu jati dan atapnya dari genting tanah.

3. Gua Maria Lawangsih

Pilihan wisata rohani di Yogyakarta yang tak kalah indah yaitu Gua Maria Lawangsih. Lawang berarti pintu, gerbang dan sih berarti cinta, kasih sayang, rahmat.  Secara keseluruhan berarti Bunda Maria merupakan gerbang surga dan pintu rahmat. Berlokasi di Dusun Patihombo, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

Gua Maria Lawangsih mempunyai ciri khas yaitu guanya yang alami, bukan hasil karya manusia. Ukuran guanya cukup besar dan luas, yang di dalam gua terdapat ornamen seperti stalagtit dan stalagmit dengan tetesan airnya. Letaknya yang berada di Perbukitan Menoreh yang jauh dari kota, menjadikan wisata rohani di Yogyakarta ini sejuk dan hening. Sambil mendengarkan tetesan air dari stalagtit, membuat tenang ketika berdoa, serta menambah rasa syukur pada Sang Empunya semesta atas karya yang indah.

4. Gua Maria Sriningsih

Gua Maria Sendang Sriningsih merupakan tempat wisata rohani atau ziarah bagi umat Kristen Katholik yang letaknya di Dusun Jali, Desa Gayamharjo, Prambanan, Klaten. Walau masuk wilayah Provinsi Jawa Tengah, namun lokasinya yang berdekatan dengan Yogyakarta, biasa pengunjung atau wisatawan dari Yogyakarta menyempatkan ziarah ke Gua Maria Sendang Sriningsih.

Letak Gua Maria Sendang Sriningsih yang ada di puncak bukit dan di tengah-tengah rerimbuan pohon, menjadikan suasana sangat kondusif untuk berdo’a dan menenangkan diri. Walaupun perjalanan membutuhkan perjuangan yang melelahkan, tapi hasilnya sebanding dengan pemandangan yang dijumpai di tempat ziarah ini. Di sebelah utara, terlihat jelas Gunung Merapi yang gagah. Begitu juga dengan desa-desa di kaki bukit, berpadu dengan indahnya pemandangan alam.

5. Gua Maria Sendang Rosario

Gua Maria Sendang Rosario berada di Kabupaten Gunung Kidul, sebelah timur hutan Wanagama. Yaitu tepatnya di Desa Ngijorejo, Kecamatan Gading, Gunung Kidul. Tempatnya di lereng pegunungan, sehingga peziarah bisa menikmati pemandangan perbukitan dan pohon-pohon yang rimbun. Ditambah lagi, di dekat Gua Maria Sendang Rosario terdapat Sungai Mojing yang alirannya sangat jernih.

Awal mula pembangunan gua ini, saat itu Romo Widyana melihat jernihnya mata air di tempat itu. Serta panorama yang indah menjadikan sang Romo ingin membuat tempat beribadah di situ. Tanggal 11 Februari 1962, Romo Widyana memberkati dan menuang air ke guadan gua itu diberi nama Sendang Rosario.

6. Gua Maria Giri Wening
7. Gua Maria Tritis

Gua Maria Tritis merupakan salah satu wisata rohani umat Katholik yang alami. Di dalam guanya sangat indah yang terbentuk dari stalagtit dan stalagmit. Dari stalagtit mengeluarkan tetesan air. Karena ada tetesan air inilah disebut Gua Maria Tritis.  Di dalam gua terdapat patung Bunda Maria yang diukir dari batu putih. Keheningan dan suasana alam yang indah membuat para pengunjung dapat berdoa lebih khikmat. Letak tempat ziarah atau wisata rohani ini di Jalan Sapto Sari, Giring, Paliyan, Gunung Kidul.

  1. Gua Maria Watu Blencong Boro
  2. Gereja Ganjuran