Tempat Wisata Jogja yang Wajib Dikunjungi!

Tempat Wisata Jogja yang Wajib Dikunjungi! Kota Yogyakarta atau yang akrab disapa Jogja adalah tujuan wisata yang sangat menawan. Buktinya, kota ini selalu dipadati pengunjung dari luar kota, terutama saat liburan. Ada banyak magnet yang menarik Kota Jogja. Tempat wisata, kuliner, budaya dan seni, serta arsitektur di Yogyakarta dapat membuat pengunjung jatuh cinta.

Nah, ingat Anda merencanakan liburan ke Jogja dalam waktu dekat, tidak perlu bingung mau kemana. Berikut ini daftar Tempat Wisata Jogja yang tidak mungkin terlewatkan, mulai dari wisata sejarah hingga wisata kontemporer, hiburan berbasis serta pengetahuan, untuk anak-anak atau orang dewasa.

Malioboro

Malioboro adalah salah satu tempat wisata di Jogja yang merupakan favorit wisatawan. Bahkan, hampir semua orang yang pernah mengunjungi kota ini pasti sudah mengunjungi Malioboro. Tempat ini adalah area yang menawarkan berbagai atraksi. Pengunjung dapat membelanjakan batik, duduk di bangku yang tersedia di trotoar, atau memesan lidah dengan makanan.

Untuk mencapai Malioboro sangat mudah karena tempat ini tepat di jantung kota Jogja. Banyak jaringan transportasi umum ke daerah lain. Anda akan datang dari luar kota dengan kereta api dan turun di Stasiun Tugu, berjalan ke Malioboro sangat dimungkinkan karena jaraknya cukup dekat.

Karena itu ruang publik, Anda tidak perlu membayar untuk pergi ke Malioboro. Pengunjung hanya perlu biaya retribusi jika mereka datang dengan kendaraan bermotor. Agar nyaman berkunjung ke Malioboro, pilih waktu hari yang sakit dan eksotisnya tempat ini terasa lebih berkesan. Selain itu, Malioboro juga terkenal sebagai tempat berburu cendera mata Jogja.

Adakah Tempat Wisata Jogja Lainnya yang Bisa Kita Kunjungi?

Keraton Yogyakarta

Tujuan selanjutnya yang harus dikunjungi saat berlibur di Jogja adalah Keraton. Tempat ini adalah Keraton Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat dan masih merupakan tempat tinggal keluarga kerajaan hingga hari ini. Keraton dapat diklasifikasikan sebagai salah satu situs bersejarah yang menyimpan banyak cerita dari masa lalu.

Tempat belanja bisa menjadi keraton dengan membayar tiket masuk sebesar Rp. 7.000 saja. Setiap hari, tempat wisata di Jogja dibuka untuk umum pada pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Lokasinya tepat di Jl. Rotowijayan Blok No.1 Panembahan, Kraton. Pengunjung dapat menggunakan transportasi umum seperti becak atau gerobak dan kendaraan pribadi di tempat wisata ini.

Saat mengunjungi Keraton, wisatawan akan disuguhi pemandangan indah khas arsitektur kuno. Bangunan indah dan artistik menjadi foto eksotis. Di dalam Keraton, wisatawan juga dapat menelusuri berbagai koleksi dari masa lalu yang dipajang di ruang khusus.

Pantai Parangtritis

Objek wisata lain di Jogja yang juga cukup populer di kalangan wisatawan adalah Pantai Parangtritis. Banyak wisatawan meluangkan waktu untuk pergi ke tempat ini di Jogja. Apa yang menarik dari Pantai Parangtritis?

Secara umum, daya tarik atraksi pantai terletak pada hamparan pasir putih. Namun, pasir Pantai Parangtritis sebenarnya dicat hitam. Namun demikian, pilihan kegiatan rekreasi yang dapat dilakukan di Jogja cukup banyak dan beragam. Beberapa orang bergegas untuk bermain udara, mengendarai ATV (All Terrain Vehicle), menaiki pantai dengan menaiki bendi, atau menikmati duduk menikmati pengalaman yang indah di hari-hari sakit.

Tidak hanya itu, pada hari itu, pengunjung juga dapat menikmati kenyamanan pantai yang indah. Kurangnya cahaya akan membuat tampilan langit di siang hari yang terlihat seperti bintang terlihat lebih indah. Sebagai pelengkap, Anda bisa menikmati jagung bakar renyah sambil menghangatkan tubuh Anda dengan putaran wedang.

Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus melakukan perjalanan sejauh 27 km dari pusat Kota Jogja ke arah selatan. Namun, jangan khawatir karena ada banyak transportasi umum yang melewati rute ini.

Siapkah Anda Mengunjungi Tempat Wisata Jogja di Atas Ini?

Alun-Alun Kidul

Pada siang hari, tempat ini tidak terlihat menarik. Hanya ada lapangan besar dengan 2 pohon beringin yang sangat besar yang tumbuh di tengah. Namun, kerumunan akan mulai muncul sebelum sakit. Sepeda tandem dan becak hias memadati jalan-jalan yang mengelilingi Alun-Alun Kidul.

Di tempat ini, tempat ini terkenal dengan tradisi lokal yang disebut “Masangin”. Ini adalah prosesi yang berjalan lurus melewati dua pohon banyan dengan mata tertutup. Biasanya, tidak banyak pengunjung yang membuat proses ini berhasil dan tepat menyimpang ke kiri atau ke kanan.

Selain itu, Anda juga bisa menikmati makanan yang sakit sambil menikmati wedang bulat atau jagung bakar. Nyanyian manis para penyanyi akan semakin menambah gaya mengunjungi Tempat Wisata Jogja kali ini. Itu saja ulasan yang bisa saya sampaikan semoga bermanfaat dan terima kasih sudah membaca ulasan ini.