Sarapan Jogja

Sarapan jogjaSarapan Jogja – Jadwal kebanyakan dari para wisatawan yang datang ke Yogyakarta dengan menggunakan transportasi naik kereta malam sehingga di Kota Yogya pada pagi hari. Setibanya, sarapan hampir pasti menjadi satu hal yang wajib dikerjakan. Banyak pastinya para wisatawan yang mencari menu yang dapat disantap saat cahaya mentari masih hangat.

Kulineran malam-malam di Jogja telah umum. Bagaimana jikalau kali ini, wisata kulinernya dipindahkan ke pagi hari? Ya! Dengan hunting masakan untuk menu sarapan! Terbukti pada pagi hari, Yogya telah ramai dengan kios-kios/warung yang khusus buka untuk menyediakan menu sarapan loh.

Saking banyaknya menu kuliner sarapan Jogja pagi yang ada, Anda mungkin kebingungan untuk menu sarapan pagi yang ingin disantap. Yang pasti sih maunya yang khas Yogyakarta banget dan hampir tidak ada di kawasan lain. Bukankah itu sebetulnya esensi dari wisata kuliner?

Sarapan Jogja

Dari bubur, gudeg sampai soto khas Kota Pelajar mengantri untuk dirasakan sensasi kelezatannya. Cita rasanya jangan diragukan lagi. Dengan kuliner khas yang mengingatkanmu akan Yogyakarta, dan pastinya nama-nama menu ini yang kembali diburu saat singgah di Kota Yogya ini.

Anda harus tahu, menu sarapan Jogja amat mungkin mempengaruhi mood selama sehari penuh. Ketimbang suasana bahagia jadi buyar lantaran makanan yang kurang mengenakkan di pagi hari, ada baiknya Anda menyantap menu sarapan di Yogyakarta .

Berikut ini, sebagian anjuran menu sarapan super sedap yang pantas untuk Anda santap di pagi hari. Monggo dibaca ya…

  • Bubur Ayam Jakarta ‘Syarifah’.

Tersebar di sebagian kawasan di Jogja, salah satu yang menjadi unggulan warga Jogja sendiri ialah Bubur Syarifah yang berlokasi di dekat Tamsis, tepatnya di Jl. Tamansiswa no. 67, Jogjakarta. Bubur ayam hangat ditambah dengan suwiran ayam, cakwe, daun seledri dan juga keripik kecil atau emping akan menambah motivasi Anda nantinya saat beraktivitas. Lauk lainnya seperti sate hati, usus atau jeroan juga bisa melengkapi kenikmatan sarapan Jogja di bubur Anda.

  • Brongkos Kios Ijo Bu Padmo.

Untuk yang satu ini memang agak jauh dari sentra Kota Jogja, sebab lokasinya ada di Tempel, Sleman. Lebih tepatnya Brongkos kios Ijo Bu Padmo ini ada di bawah jembatan Kali Krasak. Bagi pencinta sayur brongkos, perjalanan jauh Anda bakal terbayar penuh. Kios yang sudah berumur lebih dari 60 tahun ini ialah salah satu legenda masakan di Jogja.

Sarapan Jogja

  • Nasi Kuning Babarsari.

Siapa yang tak tahu kios makan yang satu ini. Nasi kuning yang gurih ditambah tempe kering, abon dan keripik akan menggoyangkan lidah Anda dipagi hari. Tambahan lauk seperti ayam panggang, telor balado atau telor goreng pastinya menambah selera makan Anda. Berada di Jl. Raya Babarsari tepatnya di depan pom bensin. Nasi Kuning Babarsari buka tiap hari mulai sekitar pukul 6 pagi hingga pukul 2 siang.

  • Kupat Tahu Pak Budi.

Deretan motor yang parkir di trotoar telah sedikit banyak membuktikan kelezatan menu sarapan yang satu ini. Berlokasi pas di perempatan Jl. Mantan – Jl. Kusumanegara, kios yang satu ini akan senantiasa siap menyuguhkan menu Kupat Tahu yang disajikan dengan segarnya kuah yang bercampur dengan tauge dan kubis, serta lembutnya tahu. Rasa gurih dari kuah kupat tahu ini bercampur dengan wewangian daun jeruk purut memberikan sensasi rasa yang unik.

  • Soto Ayam Pak Gareng.

Kios soto ini berlokasi di Jl. Mangkubumi atau tepatnya di antara PLN dan Stasiun Tugu Yogyakarta. Penampilannya boleh dibilang seperti pedagang kaki lima umum tapi rasa sotonya tak ada lawannya! Kuah soto yang gurih dan lezat dicampur dengan nasi putih, soun, kol, tauge, suwiran daging ayam, dan lenthok. Apa itu lenthok? Mirip dengan perkedel tetapi terbuat dari singkong. Selain itu hidangan penunjang lainnya seperti tahu bacem, sate daging ayam, sate telor puyuh, dan tempe goreng juga akan melengkapi sarapan soto Anda dipagi hari. Anda cuma perlu menyiapkan lima ribu rupiah saja untuk merasakan sarapan Jogja yakni semangkuk soto campur nasi.