Becak Hybrid

becak hybridBecak Hybrid – Becak tradisional masih menjadi andalan untuk menarik minat para wisatawan asing di kawasan Yogyakarta, tapi permasalahannya mengenai jarak jelajah memicu kemunculan dari becak motor yang melanggar peraturan. Berdasar permasalahan itu, Pemkot Yogyakarta menyiapkan modifikasi becak hybrid yang menggunakan tenaga gas atau listrik.

Pemerintah Kota Yogyakarta saat ini baru mempersiapkan mengenai modifikasi alat transportasi publik becak kayuh agar sanggup melaju dengan kecepatan 20 kilometer/jam. Pemkot Kota Yogyakarta tengah merencanakan konsep hybrid becak kayuh dengan memanfaatkan daya listrik maupun gas. Konsep ini dirasa ideal, menyikapi dari munculnya becak motor yang standar keselamatannya masih dipertanyakan. Disamping itu Memang mesti dicarikan solusi, bagaimana mempertahankan becak sebagai alat transportasi tradisional yang ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan aspek manusiawi.

Kemunculan becak motor versi/buatan masyarakat. Lebih dikarenakan permasalahan keterbatasan daya jelajah pada penarik becak seandainya mesti melayani penumpang jarak jauh. Tetapi, karena pemerintah melarang becak motor beroperasi di kawasan regulasi Kota Yogyakarta, maka timbullah aksi-aksi untuk membiarkan becak motor untuk melintas di kawasan Yogyakarta.

Konsep becak hybrid memang menjadi jawaban yang manusiawi. Tapi pengemudi becak mesti bersabar menanti desain becak baru yang nanti akan dibuat. Dengan modifikasi becak yang sanggup melaju sampai 20 kilometer per jam dengan menggunakan gas atau listrik itu. Permasalahan keamanan penumpang, dan juga peraturan transportasi tradisional sanggup berjalan bersamaan, disamping itu juga dapat mempertahankan pakem becak khas Yogyakarta.

Dengan memakai dinamo listrik atau gas untuk diaplikasikan pada becak akan membikin becak sebagai kendaraan tradisional tapi mengadopsi kemajuan teknologi. Malah, perencanaan becak hybrid juga mengedepankan sisi keamanan adalah dengan penggunaan rem di masing-masing roda. Kenyamanan penumpang juga di rancang dengan konsep aerodinamis.

Becak Hybrid

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta, sampai akhir tahun lalu, jumlah becak yang beroperasi di Kota Yogyakarta ada sekitar 8.600 unit. Tetapi, data hal itu diperkirakan telah berubah sebab telah ada sebagian becak yang mungkin berganti menjadi becak motor atau rusak.

Becak hybrid yang terdata itu nantinya sudah dilengkapi dengan pertanda nomor kendaraan tak bermotor (TNKTB). atau semacam plat nomor kendaraan yang lazim dimiliki kendaraan bermotor, dan pengemudinya malah mendapat surat izin operasional kendaraan tak bermotor (SIOKTB). Surat dan nomor kendaraan hal yang demikian mempunyai masa berlaku tiga tahun dan setelahnya mesti diperbarui lagi.

Tempat Istimewa Yogyakarta sudah mempunyai Regulasi Derah (Perda) Nomor 5 tahun 2016 Perihal Moda Transportasi Tradisional Becak dan Dokar, dan secara berjenjang Perda hal yang demikian mulai diimplementasikan. Konsep becak hybrid memang sebagai salah satu sistem mendorong metode transportasi tradisional yang berciri khas yang unik di miliki Yogyakarta. Berbarengan dengan implementasi Perda itu, Dishub DIY juga akan membekali pengemudi dokar dan becak. Dengan pengetahuan pariwisata yang ada di Yogyakarta.